Dana BOS Cair

BOSBondowoso – Setelah satu bulan mandeg, dana bantuan operasional sekolah atau BOS untuk SD dan SMP tahap pertama akhirnya bisa dicairkan. Lembaga sekolah kini bisa mengambil dana BOS tersebut untuk berbagai kebutuhan operasional sekolah melalui rekening masing masing.

Tahun ini, Bondowoso mendapat alokasi lebih dari Rp. 70 Miliyar dengan rincian untuk SD memperoleh Rp. 800 ribu rupiah per siswa per tahun dan SMP Rp. 1 Juta per siswa per tahun. Jumlah tersebut naik signifikan dibanding tahun lalu, dimana SD hanya mendapat alokasi Rp. 580 ribu per siswa per tahun, sementara SMP Rp. 710 ribu per siswa per tahun. Anggaran yang diterima masing masing lembaga tergantung dari banyaknya siswa penerima BOS.

Kepala Bidang Program dan Perencanaan Dinas Pendidikan Bondowoso, Marwan mengatakan, agar tidak terjadi penyelewengan Dinas Pendidikan Bondowoso membentuk tim monitoring untuk memantau realisasi bantuan operasional sekolah.

“Jelas ada, kami tidak hanya memantau, memberi pengarahan, tetapi disini juga ada tim monitoring. Jadi selalu ada pembinaan juga ada pemantauan,” ujarnya.

Ditambahkan, ada 13 poin dalam penggunaan dana BOS, salah satunya untuk penerimaan peserta didik baru, seperti cetak banner, spanduk juga pembelian bahan habis pakai. Sementara itu Marwan menegaskan agar lembaga sekolah tidak menggunakan dana BOS untuk rehabilitasi gedung, membeli lembar kerja siswa (LKS) dan simpan pinjam keuangan kepada guru atau kepala sekolah.(Re)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

− 1 = 1